DETAIL KOLEKSI

Peranan usaha kesehatan gigi sekolah (ukgs) dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat sejak dini


Oleh : Devi Oktora

Info Katalog

Nomor Panggil : 614 DEV p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002

Pembimbing 1 : Tri Erri Astoeti

Subyek : Public Health

Kata Kunci : UKGS, School Age, Oral Health.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2002_TA_KG_04098042_Halaman-judul.pdf 9
2. 2002_TA_KG_04098042_Lembar-pengesahan.pdf
3. 2002_TA_KG_04098042_Bab-1-Pendahuluan.pdf
4. 2002_TA_KG_04098042_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf
5. 2002_TA_KG_04098042_Bab-3-Pembahasan.pdf
6. 2002_TA_KG_04098042_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf 3
7. 2002_TA_KG_04098042_Daftar-pustaka.pdf
8. 2002_TA_KG_04098042_Lampiran.pdf

P Prevalensi penyakit gigi dan mulut di Indonesia masih cukup tinggi,khususnya pada anak usia sekolah. Upaya pemerintah untuk mengatasi haltersebut salah satunya melalui kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah(UKGS) yang sudah diselenggarakan sejak tahun 1951. UKGS melaluikegiatan promotif-preventif diharapkan dapat membantu memperbaikikeadaan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia sedini mungkin. Keberhasilandari UKGS sudah dapat terlihat dengan terkendalinya DMF-T dari tahunketahun dan sudah memenuhi target nasional yang mengacu pada indikatororal health global goal WHO yaitu DMF-T < 3 (tercatat tahun 1995; DMFT=2,21). Dari beberapa penelitian juga tercatat angka prevalensi karies SDUKGS < SD Non UKGS. Namun didalam pelaksanaan UKGS masih terdapathambatan-hambatan; tidak seimbangnya jumlah tenaga kesehatangigi/tenaga UKGS dengan jumlah anak-anak SD yang dilayani, belummeratanya penyebaran fasilitas peralatan, sangat terbatasnya biayaoperasional, faktor lingkungan yang kurang mendukung serta kurangnyaperan serta orang tua dalam memotivasi anak. Untuk meningkatkan kualitasdari UKGS maka perlu adanya penambahan dan pemerataan tenagakesehatan gigi, fasilitas penunjang berupa sarana dan prasarana, adanyakerjasama lintas sektoral dan bantuan pihak-pihak yang terkait, gunamendukung visi program kesehatan “Indonesia Sehat 2010”.

I Indonesian oral diaseases prevalence are still high especially among schoolchildren. One of the government effort to solve this problem through theUKGS (school children oral health program) which has been carried out since1951. Through promotive-preventive activities. The UKGS is expected topromote Indonesian oral health condition at the earliest stage. The UKGSachievement can be seen from yearly controlled DMF-T and fulfilled thenation target which is in accordance with Oral Health Global Goal from WHO(DMF-T < 3, on 1995 recorded = 2,21). From several researchs it is shownthat prevalence at the UKGS school less than the Non UKGS school, however on the implementation of UKGS, it is found that there are severalobstacles, i.e, inadequate ratio between UKGS human resources and numberof school children being treated, limited distribution of equipment, limitedoperational cost, unsupported environment and lack of parental role inmotivating their children. There for to enhance the UKGS quality, additionalhuman resources infrastructure, cross sectoral coordination, support fromrelated parties are needed whit such fulfillment the goal of “HealthyIndonesian 2010” is achieved.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?