DETAIL KOLEKSI

Usulan penjadwalan mesin menggunakan algoritma genetika dan perancanganprogram pada divisi kitchen sinks di PT. Superex Raya


Oleh : Richia Oktavianus

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Sumiharni Batubara

Subyek : Production scheduling;Production control;Genetic algorithms;Business logistics

Kata Kunci : machine scheduling, genetic algorithm, program design, kitchen sinks division, PT. Superex Raya

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06398148_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06398148_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06398148_Bab-1-Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06398148_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2003_TA_STI_06398148_Bab-3_Metodolgi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06398148_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06398148_Bab-5_Pemilihan-dan-Aturan-Model-Penjadwalan.pdf
8. 2003_TA_STI_06398148_Bab-6_Perancangan-Program.pdf
9. 2003_TA_STI_06398148_Bab-7_Analisa.pdf
10. 2003_TA_STI_06398148_Bab-8_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
11. 2003_TA_STI_06398148_Daftar-Pustaka.pdf
12. 2003_TA_STI_06398148_Lampiran.pdf

K Krisis ekonomi yang melanda Indonesia telah banyak mempengaruhi penurunan laju roda perekonomian, tak terkecuali di bidang manufaktur. PT. SUPEREX RAYA merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang terbagi menjadi beberapa divisi. Divisi Kitchen Sinks adalah salah satu divisi yang memproduksi berbagai tipe kitchen sinks. Produk yang dihasilkan hanya ditujukan untuk pasar dalam negeri. Perusahaan selalu berusaha untuk memenuhi kepuasan konsumen dengan cara memenuhi target produksi berdasarkan jumlah permintaan konsumen. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. SUPEREX RAYA adalah tingginya waktu lembur yang diperlukan untuk dapat memenuhi target produksi mengakibatkan membengkalaiya biaya Iembur. Hal ini disebabkan karena belum digunakanya sistem penjadwalan produksi yang balk dimana selama ini penjadwalan yang dilakukan hanya berdasarkan kuantiti yang paling sedikit dan job yang akan diproduksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan suatu model penjadwalan mesin seri paralel dengan menggunakan Algoritma Genetika. Algoritma Genetika ini harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan yaitu adanya mesin paralel dan pembagian batch sehingga perlu ditentukan aturan pemilihan mesin dan aturan penempatan job. Tujuan dari model penjadwalan ini untuk mendapatkan hasil penjadwalan job yang baik yaitu yang meminimasi waktu total produksi sehingga bisa meminimasi waktu lembur. Penerapan sistem penjadwalan ini dilakukan pada suatu studi kasus berdasarkan data produksi pada tanggal 7 Oktober 2002. Penjadwalan ini jugs dibuat dalam suatu rancangan program penjadwalan. Program ini awalnya dibuat berdasarkan studi kasus berdasarkan data produksi pada tanggal 7 Oktober 2002. Selanjutnya hasil output program ini diuji dengan membandingkannya dengan hasil perhitungan manual. Temyata hasil perhitungan manual dan output program menghasilkan urutan job dan total waktu penyelesaiannya yang sama. Oleh karena itu, program yang dibuat telah sesuai dengan rancangan penjadwalan yang diinginkan. Hasil penjadwalan berdasarkan- studi kasus dengan menggunakan Algoritma Genetika dan program penjadwalan menghasilkan total waktu produksi sebesar 549,75 menit. Hasil ini mampu meminimasi total waktu produksi perusahaan yaitu sebesar 620,6 menit.. Dengan menggunakan sistem penjadwalan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas perusahaan sehingga dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dan memajukan perusahaan serta mampu meningkatkan kesejahteran para karyawannya..

T The economic crisis that hit Indonesia has significantly impacted the decline in the economic cycle, including in the manufacturing sector. PT. SUPEREX RAYA is a company engaged in the manufacturing industry which is divided into several divisions. The Kitchen Sinks Division is one of the divisions that produces various types of kitchen sinks. The products produced are only intended for the domestic market. The company always strives to meet customer satisfaction by meeting production targets based on the number of consumer requests. The problem currently faced by PT. SUPEREX RAYA is the high overtime required to meet production targets resulting in overtime costs. This is due to the lack of a good production scheduling system where scheduling is currently only based on the minimum quantity and jobs to be produced. To overcome this problem, a parallel series machine scheduling model using a Genetic Algorithm is needed. This Genetic Algorithm must be adjusted to the company's conditions, namely the existence of parallel machines and batch division, so it is necessary to determine machine selection rules and job placement rules. The purpose of this scheduling model is to obtain good job scheduling results that minimize total production time so that it can minimize overtime. The implementation of this scheduling system was carried out in a case study based on production data on October 7, 2002. This scheduling was also created in a scheduling program design. This program was initially created based on a case study based on production data on October 7, 2002. Furthermore, the output results of this program were tested by comparing them with the results of manual calculations. It turned out that the results of manual calculations and the program output produced the same job sequence and total completion time. Therefore, the program created was in accordance with the desired scheduling design. The results of the scheduling based on the case study using Genetic Algorithms and the scheduling program resulted in a total production time of 549.75 minutes. This result was able to minimize the company's total production time of 620.6 minutes. By using this scheduling system, it is expected to be able to increase the company's efficiency and effectiveness so that it can provide benefits for the company and advance the company and be able to improve the welfare of its employees.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?