DETAIL KOLEKSI

Analisis peranan total quality management dalam menignkatkan produktifitas pada pt, Bakrie pipe industries


Oleh : Leo Brandto Purbadi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 1999

Pembimbing 1 : Dorina Hetharia

Subyek : Total quality management;Industrial productivity

Kata Kunci : industrial productivity, quality management

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 1999_TA_STI_06393428_Halaman-Judul.pdf
2. 1999_TA_STI_06393428_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 1999_TA_STI_06393428_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 1999_TA_STI_06393428_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 1999_TA_STI_06393428_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 1999_TA_STI_06393428_Bab-4_Pegumpulan-Data.pdf
7. 1999_TA_STI_06393428_Bab-5_Pengolahan-Data.pdf
8. 1999_TA_STI_06393428_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 1999_TA_STI_06393428_Daftar-Pustaka.pdf
10. 1999_TA_STI_06393428_Lampiran.pdf

S Situasi persaingan dewasa ini mengharuskan Para produsen untuk meningkatkan nilai tambah produk yang ditawarkannya kepada konsumen , diantaranya melalui faktor mutu produk yang ditujukan untuk memenuhi harapan dan keinginan konsumen. Dalarn mendukung pelaksanaan peningkatan mutu tersebut pada perusahaan, maka diterapkan Manajemen Mutu Terpadu (TQM). TQM adalah suatu sistem yang mengarahkan perusahaan pada pengembangan yang berkelanjutan (continous improvement) untuk menunjang kepuasan pelanggan secara total secara terns menerus. Dalarn memenuhi kebutuhan pelanggan akan mutu, dibuatlah suatu standar mutu yaitu ISO 9000. Perusahaan tempat dilakukan penelitian dilakukan telah memperoleh sertifikat ISO 9002 yang memberikan jaminan mutu pada produksi dan instalasi. Dari pencrapan TQM dan ISO 9002 ini dapat dilihat bagaimana produktivitas perusahaan, yang dihitung secara kualitatif. Sedangkan secara kuantitatif dilihat dari berapa besarnya biaya mutu yang dikeluarkan perusahaan untuk mencapai dan menjaga mutu produknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian mutu di PT. Bakrie Pipe Industries yang dilakukan dengan menerapkan TQM dan elemen-elemen dan ISO 9002, agar produktivitas semakin meningkat. Dan juga dilakukan analisa terhadap berapa besar pengaruh biaya mutu terhadap produk cacat yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, sedangkan metode analisa datanya ialah perbandingan tingkat kecacatan produk dan biaya mutu, sebelum ISO 9002 dan sesudahnya. Juga perhitungan terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Hasil penelitian yang didukung oleh analisa data secara kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa perusahaan mengalami peningkatan mum setelah diterapkannya TQM dan 1S0 9002. Produk cacat dan biaya mutu semakin menurun setelah diperoleh sertifikat ISO 9002, dan produktivitas perusahaan semakin meningkat. Dapat juga dilihat dari berkurangnya pengaduan pelanggan, downtime mesin dan FLR (first level rejection). Berdasarkan basil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa kinerja perusahaan sudah baik dan harus dipertahankan. Saran penulis ialah agar perusahaan membuat analisa-analisa termasuk laporan biaya mutu, yang dapat menunjang proses perbaikan yang berkesinambungan.

T The current competitive landscape compels manufacturers to enhance the value of the products they offer to consumers, particularly through quality improvements aimed at meeting consumer expectations and desires. To support this quality enhancement effort, Total Quality Management (TQM) is implemented. TQM is a system that guides a company toward continuous improvement to ensure sustained, total customer satisfaction. To address customer quality requirements, the ISO 9000 quality standard was established. The company studied has obtained ISO 9002 certification, which provides quality assurance for production and installation processes. The implementation of TQM and ISO 9002 allows for an assessment of company productivity—evaluated qualitatively—while quantitative analysis focuses on the quality-related costs incurred to achieve and maintain product quality. This study aims to examine quality control practices at PT. Bakrie Pipe Industries—specifically the application of TQM and ISO 9002 elements—to determine their impact on increasing productivity. Additionally, the study analyzes the extent to which quality costs influence the occurrence of product defects. A case study approach was employed, utilizing data analysis methods that compare product defect rates and quality costs before and after ISO 9002 implementation, alongside calculations of company productivity levels. Results from both qualitative and quantitative analyses indicate that the company achieved quality improvements following the implementation of TQM and ISO 9002. Defect rates and quality costs declined after obtaining ISO 9002 certification, while productivity increased. Improvements were also evidenced by reductions in customer complaints, machine downtime, and First Level Rejection (FLR) rates. Based on these findings, the author concludes that the company's performance is strong and should be maintained. The author recommends that the company conduct further analyses—including the preparation of quality cost reports—to support ongoing continuous improvement

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?