DETAIL KOLEKSI

Analyzing enviu’s zero waste living lab: sustainable development and impact areas


Oleh : Lulu Khansa Komala

Info Katalog

Pembimbing 3 : Lulu Khansa Komala

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Sekar Mayangsari

Kata Kunci : Sustainability Impact, Reporting Standards, Sustainability Disclosures, Sustainability Reporting

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAK_123012301016_Halaman-Judul.pdf 8
2. 2025_TS_MAK_123012301016_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MAK_123012301016_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TS_MAK_123012301016_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAK_123012301016_Lembar-Pengesahan.pdf 5
6. 2025_TS_MAK_123012301016_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MAK_123012301016_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAK_123012301016_Bab-1.pdf 5
9. 2025_TS_MAK_123012301016_Bab-2.pdf 14
10. 2025_TS_MAK_123012301016_Bab-3.pdf
11. 2025_TS_MAK_123012301016_Bab-4.pdf 12
12. 2025_TS_MAK_123012301016_Bab-5.pdf 5
13. 2025_TS_MAK_123012301016_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2025_TS_MAK_123012301016_Lampiran.pdf 1

P Pelaporan dampak keberlanjutan sangat penting dalam menilai kontribusi lingkungan, sosial, dan ekonomi dari bisnis terhadap pembangunan berkelanjutan. studi ini mengevaluasi zero waste living lab (zwll) milik enviu dan perannya dalam mendorong praktik pelaporan dampak keberlanjutan serta ekonomi sirkular di indonesia, sebuah negara yang menghadapi tantangan besar terkait limbah plastik. dengan menerapkan solusi kemasan yang dapat digunakan kembali dan diisi ulang, zwll bertujuan untuk mengurangi limbah dari sumbernya sekaligus mendorong perubahan perilaku konsumen dan bisnis menuju pola konsumsi yang berkelanjutan.menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggabungkan analisis studi kasus, telaah tematik laporan keberlanjutan, serta benchmarking komparatif terhadap model ekonomi sirkular global. temuan penelitian menunjukkan bahwa inisiatif zwll secara efektif telah mencegah jutaan sampah plastik masuk ke tempat pembuangan akhir, mengurangi emisi karbon, dan melibatkan pelaku usaha serta konsumen dalam solusi tanpa limbah. namun, pelaporan dampak keberlanjutan dalam zwll masih belum konsisten, terutama karena praktik pengungkapan yang beragam, ketiadaan kerangka pelaporan yang baku, serta keterbatasan finansial.meskipun standar global seperti global reporting initiative (gri) dan ifrs s1 & s2 menyediakan pedoman pelaporan keberlanjutan yang terstruktur, banyak usaha ekonomi sirkular di indonesia belum memiliki kewajiban regulasi untuk pengukuran dampak secara menyeluruh. selain itu, keberlanjutan finansial juga menjadi tantangan, karena tingginya biaya operasional dan terbatasnya akses terhadap pembiayaan hijau menghambat skalabilitas model bisnis tanpa limbah.studi ini menyoroti perlunya intervensi pemerintah yang lebih kuat, termasuk insentif kebijakan seperti keringanan pajak, hibah, dan kewajiban pelaporan keberlanjutan bagi bisnis yang menerapkan model isi ulang dan pakai ulang. selain itu, pemanfaatan inovasi digital seperti blockchain untuk pelacakan waktu nyata dan analitik berbasis ai untuk pengukuran dampak dapat secara signifikan meningkatkan akurasi dan transparansi data dalam pelaporan keberlanjutan. penguatan kemitraan korporasi dengan merek dan investor multinasional juga dapat membuka peluang pendanaan serta mendorong adopsi luas terhadap praktik ekonomi sirkular.studi ini menyimpulkan bahwa agar zwll dapat berkembang secara efektif dan mempertahankan keberlanjutan jangka panjang, perlu diintegrasikan kerangka pelaporan dampak yang baku, memperluas mekanisme pembiayaan untuk investasi hijau, serta bekerja sama dengan pembuat kebijakan untuk membangun lingkungan regulasi yang lebih kuat. penelitian selanjutnya sebaiknya difokuskan pada analisis pola adopsi konsumen terhadap inisiatif tanpa limbah, pemodelan finansial untuk usaha ekonomi sirkular, dan perbandingan lintas negara atas kerangka regulasi yang mendukung pelaporan keberlanjutan. dengan mengatasi tantangan-tantangan ini dan menerapkan intervensi strategis, zwll berpotensi menjadi model unggulan dalam transisi global menuju ekonomi sirkular dan bebas limbah.

S Sustainability impact reporting is crucial in assessing the environmental, social, andeconomic contributions of businesses to sustainable development. this study evaluatesenviu’s zero waste living lab (zwll) and its role in advancing sustainability impactreporting and circular economy practices in indonesia, a country facing significant plasticwaste challenges. by implementing reusable and refillable packaging solutions, zwllaims to reduce waste at its source while fostering a shift in consumer and business behaviortoward sustainable consumption. using a qualitative descriptive approach, the researchemploys case study analysis, thematic review of sustainability reports, and comparativebenchmarking against global circular economy models. the findings indicate that zwll’sinitiatives have effectively prevented millions of plastic waste items from entering landfills,reduced carbon emissions, and engaged businesses and consumers in zero-waste solutions.however, sustainability impact reporting within zwll remains inconsistent, primarily dueto varying disclosure practices, the absence of a standardized reporting framework, andfinancial constraints. while global standards such as the global reporting initiative (gri)and ifrs s1 & s2 provide structured guidelines for sustainability disclosures, manycircular economy ventures in indonesia lack regulatory mandates for comprehensiveimpact measurement. additionally, financial sustainability poses a challenge, as highoperational costs and limited access to green financing hinder the scalability of zero-wastebusiness models. this study highlights the need for stronger government intervention,including policy incentives such as tax breaks, grants, and mandatory sustainabilitydisclosures for businesses adopting refill and reuse models. moreover, leveraging digitalinnovations such as blockchain for real-time tracking and ai-driven analytics for impactmeasurement can significantly improve data accuracy and transparency in sustainabilityreporting. strengthening corporate partnerships with multinational brands and investorscan also enhance funding opportunities and facilitate the widespread adoption of circulareconomy practices. the study concludes that for zwll to scale effectively and maintainlong-term sustainability, it must integrate standardized impact reporting frameworks,expand financial mechanisms for green investments, and collaborate with policymakers toestablish a more robust regulatory environment. future research should focus on analyzingconsumer adoption patterns of zero-waste initiatives, financial modeling for circulareconomy ventures, and cross-country comparisons of regulatory frameworks supportingsustainability reporting. by addressing these challenges and implementing strategicinterventions, zwll can become a leading model in the global transition toward a circularand zero-waste economy.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?