DETAIL KOLEKSI

Pengaruh independensi komite manajemen risiko dan risiko manajemen aset dan liabilitas terhadap kinerja keuangan bank di indonesia dengan ukuran bank sebagai variabel moderasi


Oleh : I Dewa Ayu Nadya Dhanari Kirana Ardana

Info Katalog

Pembimbing 3 : I Dewa Ayu Nadya Dhanari Kirana Ardana

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Susi Muchtar

Kata Kunci : Asset Liability Management Risk; Bank Size; Credit Risk; Financial Performance; Interest Rate Risk;

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MMJ_122012311027_Halaman-Judul.pdf 12
2. 2026_TS_MMJ_122012311027_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MMJ_122012311027_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MMJ_122012311027_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_TS_MMJ_122012311027_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2026_TS_MMJ_122012311027_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_TS_MMJ_122012311027_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MMJ_122012311027_Bab-1.pdf 14
9. 2026_TS_MMJ_122012311027_Bab-2.pdf 33
10. 2026_TS_MMJ_122012311027_Bab-3.pdf 11
11. 2026_TS_MMJ_122012311027_Bab-4.pdf 10
12. 2026_TS_MMJ_122012311027_Bab-5.pdf 4
13. 2026_TS_MMJ_122012311027_Daftar-Pustaka.pdf 6
14. 2026_TS_MMJ_122012311027_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh independensi komite manajemen resiko dan risiko manajemen aset dan liabilitas terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh ukuran bank pada perbankan di indonesia. independensi komite manajemen risiko dalam penelitian ini diproksikan dengan proporsi non direktur eksekutif pada komite manajemen resiko, dan risiko aset dan liabilitas diproksikan dengan risiko kredit, risiko suku bunga dan risiko likuiditas. selain itu, penelitian ini juga memasukan ukuran bank sebagai variabel moderasi antara risiko likuiditas dan kinerja keuangan serta leverage sebagai variabel kontrol yang diduga turut memengaruhi kinerja keuangan perbankan. data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan bank komersial yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) selama periode 2020-2024. sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 41 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria. analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan random effect dan diolah dengan program eviews 10. hasil penelitian menunjukan bahwa independensi komite manajemen resiko, risiko suku bunga dan risiko likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. disisi lain, ukuran bank tidak dapat memoderasi pengaruh risiko likuiditas terhadap kinerja keuangan dan leverage tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. temuan ini mengindikasikan bahwa independensi komite manajemen risiko merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perbankan melalui pengawasan risiko yang lebih objektif dan efektif. pengaruh positif risiko suku bunga dan risiko likuiditas menunjukkan bahwa bank di indonesia mampu mengelola eksposur kedua risiko tersebut secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan profitabilitas, sementara risiko kredit yang berpengaruh negatif menegaskan bahwa peningkatan kredit bermasalah masih menjadi faktor utama yang menekan kinerja keuangan bank. temuan ini mengimplikasikan bahwa manajemen bank perlu memperkuat independensi komite manajemen risiko serta mengoptimalkan pengelolaan risiko suku bunga dan likuiditas untuk meningkatkan profitabilitas, sementara investor disarankan mempertimbangkan kualitas tata kelola dan profil risiko kredit sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan investasi di sektor perbankan.

T This study aims to examine the effect of risk management committee independence and asset-liability management risk on financial performance, with bank size as a moderating variable in indonesian banking institutions. risk management committee independence is proxied by the proportion of non-executive directors on the risk management committee, while asset-liability aanagement risk is proxied by credit risk, interest rate risk, and liquidity risk. in addition, this study incorporates bank size as a moderating variable in the relationship between liquidity risk and financial performance, as well as leverage as a control variable that is assumed to influence bank financial performance. the data used are secondary data obtained from the financial statements and annual reports of commercial banks listed on the indonesia stock exchange (idx) during the period 2020–2024. the sample was selected using purposive sampling, resulting in 41 banking firms that met the research criteria. hypothesis testing was conducted using panel data regression with a random effects model, processed using eviews 10. the results indicate that risk management committee independence, interest rate risk, and liquidity risk have a positive and significant effect on financial performance, while credit risk has a negative and significant effect on financial performance. on the other hand, bank size does not moderate the effect of liquidity risk on financial performance, and leverage has no significant effect on financial performance. these findings suggest that the independence of the risk management committee is a crucial factor in enhancing bank financial performance through more objective and effective risk oversight. the positive effects of interest rate risk and liquidity risk indicate that indonesian banks are able to manage exposure to these risks optimally, thereby supporting profitability, while the negative effect of credit risk confirms that rising non-performing loans remain a major factor constraining bank financial performance. these findings imply that bank management needs to strengthen the independence of the risk management committee and optimize the management of interest rate and liquidity risks to enhance profitability, while investors are advised to consider the quality of corporate governance and credit risk profiles as the main basis for investment decision-making in the banking sector.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?