Studi evaluasi dan optimasi kinerja sucker rod pump pada sumur "kw-80" di Bojonegoro
Penerbit : FTKE - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Arinda Ristawati
Pembimbing 2 : Aqlyna Fattahanisa
Subyek : Oil wells--Artificial lift
Kata Kunci : artificial lift, sucker rod pump, evalution, optimization, volumetric efficiency
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_STP_071002000011_Halaman-Judul.pdf | 12 | |
| 2. | 2026_SK_STP_071002000011_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_STP_071002000011_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_STP_071002000011_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_STP_071002000011_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_STP_071002000011_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_STP_071002000011_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_STP_071002000011_Bab-1.pdf | 4 | |
| 9. | 2026_SK_STP_071002000011_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_STP_071002000011_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_STP_071002000011_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_STP_071002000011_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2026_SK_STP_071002000011_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
| 14. | 2026_SK_STP_071002000011_Lampiran.pdf |
|
K Kenyataan bahwa tingkat produksi serta volume cadangan minyak nasional mengalami tren penurunan, tidak serta merta dapat dimaknai sebagai tanda bahwa sumber daya hidrokarbon indonesia telah benar-benar habis atau bahwa potensi eksplorasi di wilayah negeri ini berada pada level yang rendah. dalam dinamika operasi produksi migas, kinerja suatu sumur sangat ditentukan oleh kapasitas produktifnya untuk mencapai target produksi optimal. namun, sejalan dengan bertambahnya usia sumur dan intensitas pengambilan fluida, tekanan di dalam reservoir secara perlahan akan mengalami reduksi. fenomena alamiah ini pada akhirnya menyebabkan sumur tersebut kehilangan drive energy-nya untuk mendorong fluida (campuran minyak, gas, dan air) naik ke permukaan secara mandiri. pada kondisi inilah, kehadiran sistem pengangkatan buatan atau artificial lift menjadi krusial. sistem ini berfungsi untuk memberikan energi tambahan guna mengangkat fluida dari zona reservoir ke fasilitas permukaan secara aktif, sehingga laju produksi dari sumur yang bersangkutan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. di antara berbagai jenis artificial lift yang ada, salah satu metode yang paling umum dan banyak diterapkan adalah sucker rod pump (srp) atau yang lebih dikenal di lapangan sebagai pompa angguk. prinsip kerja pompa ini adalah dengan memanfaatkan tenaga dari prime mover (biasanya motor listrik atau mesin berbahan bakar gas) untuk menggerakkan rangkaian batang isap dan plunger di dalam sumur, sehingga menciptakan aksi hisap dan tekan yang berulang untuk mengalirkan fluida. studi ini mengambil kasus pada sumur \\\"kw-80\\\" yang berlokasi di wilayah bojonegoro, jawa timur, yang menggunakan sistem srp dan menunjukkan gejala penurunan performa produksi. untuk menganalisis akar permasalahannya, penelitian ini menerapkan metode kurva inflow performance relationship (ipr) komposit. pemilihan metode ipr komposit ini didasari oleh karakteristik sumur yang memiliki water cut (persentase air dalam fluida produksi) yang sangat tinggi, yaitu mencapai 95%. berdasarkan evaluasi terhadap kurva ipr tersebut, diperoleh nilai efisiensi volumetrik sumur sebesar 54%. mengacu pada standar praktis di industri, suatu sumur dinyatakan tidak memerlukan intervensi optimasi jika nilai efisiensi volumetriknya telah melampaui 70%. dengan demikian, temuan pada sumur kw-80 yang jauh di bawah ambang batas tersebut secara jelas mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan kegiatan optimasi. optimasi yang dirancang berfokus pada penyesuaian tiga parameter operasional kunci pada unit srp, yaitu: kecepatan pompa (n), panjang langkah (stroke length/sl), dan diameter plunger (dp). tujuan dari alterasi parameter-parameter ini adalah untuk menemukan konfigurasi yang paling sinergis dengan kondisi reservoir saat ini, sehingga mampu memaksimalkan laju alir fluida yang dihasilkan. konfigurasi awal atau base case sumur kw-80 sebelum optimasi adalah dengan laju produksi 256,9 bfpd, kecepatan pompa 8 spm, panjang langkah 100 inci, dan diameter plunger 2¼ inci. setelah melalui serangkaian simulasi dan perhitungan, diperoleh konfigurasi optimal yang merekomendasikan perubahan parameter menjadi kecepatan pompa 19,38 spm, panjang langkah 103,3 inci, dan diameter plunger yang lebih kecil, yaitu 1¼ inci. implementasi rekomendasi ini secara teoritis diproyeksikan akan mendongkrak laju produksi menjadi 292,5 bfpd. yang lebih menggembirakan, efisiensi volumetrik sumur juga diprediksi akan melonjak secara signifikan dari 54% menjadi 80,35%, yang telah berada di atas ambang batas efisiensi. secara keseluruhan, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja, mengevaluasi kondisi, dan selanjutnya mengoptimasi sistem sucker rod pump yang terpasang di sumur \\\"kw-80\\\". hasil yang diperoleh secara meyakinkan menunjukkan bahwa modifikasi parameter operasional pompa angguk dapat memberikan dampak peningkatan yang signifikan, baik terhadap laju produksi maupun efisiensi volumetrik sumur.
T The observed decline in oil reserves and production in indonesia should not be interpreted as an indication that the resource is depleted or that the nation\\\'s exploration prospects are inherently low. in oil and gas operations, a well\\\'s production performance is fundamentally reliant on its capacity to deliver optimal output. however, over time and with sustained production intensity, the natural pressure within the reservoir gradually diminishes. this decline leads to the well losing its natural energy, or \\\"lift,\\\" needed to flow the fluid mixture (oil, gas, and water) to the surface unaided. to counter this, the implementation of an artificial lift system becomes essential. these systems provide supplementary energy to actively lift fluids from the reservoir to surface facilities, thereby maintaining or even enhancing the well\\\'s production rate. among the various artificial lift methods available, the sucker rod pump (srp), commonly known as the \\\"nodding donkey\\\" pump, is one of the most prevalent. this system operates by using a prime mover (typically an electric motor or gas engine) to drive a surface unit, which mechanically moves a series of sucker rods and a downhole plunger, creating a reciprocating action that draws fluid upward.this study focuses on optimizing the srp system in well \\\"kw-80,\\\" located in bojonegoro, east java, which was experiencing a production decline. to diagnose the issue, the analysis employed a composite inflow performance relationship (ipr) curve. the composite ipr method was selected due to the well\\\'s characteristic of having a very high water cut—the percentage of water in the produced fluid—which was recorded at 95%. the subsequent evaluation revealed that the well\\\'s volumetric efficiency was only 54%. according to standard industry practice, a well is generally considered not to require optimization if its volumetric efficiency exceeds 70%. therefore, the finding for well kw-80, being significantly below this threshold, clearly indicated an urgent need for optimization. the designed optimization focused on adjusting three key operational parameters of the srp unit: pumping speed (n), stroke length (sl), and plunger diameter (dp). the objective was to find the configuration that best synergized with the current reservoir conditions to maximize the fluid flow rate. the initial configuration (base case) for well kw-80 had a production rate of 256.9 barrels of fluid per day (bfpd), with a pumping speed of 8 spm, a stroke length of 100 inches, and a plunger diameter of 2¼ inches. through a series of simulations and calculations, an optimal configuration was determined. this configuration recommended changing the parameters to a pumping speed of 19.38 spm, a stroke length of 103.3 inches, and a smaller plunger diameter of 1¼ inches. the theoretical implementation of these recommendations is projected to boost the production rate to 292.5 bfpd. more notably, the well\\\'s volumetric efficiency is also predicted to increase dramatically from 54% to 80.35%, now well above the standard efficiency threshold. in summary, this research successfully demonstrated that modifying the operational parameters of a sucker rod pump can significantly improve both the production rate and volumetric efficiency of a well.