Perancangan model evaluasi penerapan e-procurement untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah pada unit kerja kementerian
Pembimbing 3 : Kinawih Ainul Kamalia
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Dadang Surjasa
Pembimbing 2 : Iveline Anne Marie
Kata Kunci : Evaluation Model Design, Government Goods and Services Procurement, e-procurement
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_TS_MTI_163012210004_Halaman-Judul.pdf | 15 | |
| 2. | 2025_TS_MTI_163012210004_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_TS_MTI_163012210004_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_TS_MTI_163012210004_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_TS_MTI_163012210004_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2025_TS_MTI_163012210004_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_TS_MTI_163012210004_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_TS_MTI_163012210004_Bab-1.pdf | 8 | |
| 9. | 2025_TS_MTI_163012210004_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2025_TS_MTI_163012210004_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2025_TS_MTI_163012210004_Bab-4.pdf | 138 |
|
| 12. | 2025_TS_MTI_163012210004_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2025_TS_MTI_163012210004_Daftar-Pustaka.pdf | 5 | |
| 14. | 2025_TS_MTI_163012210004_Lampiran.pdf |
|
E E-procurement merupakan sebuah metode pengadaan secara elektronik yang bertujuan untuk meminimalkan kecurangan pada pengadaan secara konvensional. tetapi kondisi terkini penerapan e-procurement masih menyisakan permasalahan yang menyebabkan kerugian bagi negara dengan jumlah yang sangat banyak. hal ini dikarenakan belum adanya prosedur evaluasi terhadap penerapan e-procurement. perancangan model evaluasi e-procurement terdiri dari tiga sub model yakni model evaluasi faktor yang mempengaruhi penerimaan penerapan e-procurement yang menghasilkan faktor yang mempengaruhi penerapan e-procurement. setelah itu, pada sub model ke dua merupakan sub model penilaian kinerja. pada sub model ini unit kerja bisa mengetahui kondisi terkini dari pengadaan dan bisa memberikan rekomendasi perbaikan. proses rekomendasi perbaikan menggunakan pertimbangan sub model manajemen risiko. berdasarkan penilaian pada unit kerja kementerian diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi adalah komitmen organisasi. dari faktor tersebut dilakukan proses penilaian kinerja e-procurement dan didapatkan nilai 47,08 yang mana nilai tersebut tergolong rendah. maka, sebagai rujukan rekomendasi dibuatlah sub model manajemen risiko dengan mengamati proses e-procurement. rekomendasi tersebut akan dijadikan pemangku kebijakan di dalam menentukan strategi peningkatan kinerja e-procurement. rekomendasi kebijakan terdiri dari peningkatan pengembangan sdm untuk e-procurement, peningkatan pengawasan terhadap setiap proses e-procurement, dan kebijakan dari unit kerja di dalam pelaksanaan e-procurement.
E E-procurement is an electronic procurement method aimed at minimizing fraud in conventional procurement. however, the current state of e-procurement implementation still leaves problems that cause significant losses to the state. this is due to the lack of an evaluation procedure for e-procurement implementation. the e-procurement evaluation model design consists of three sub-models: one evaluating factors influencing the acceptance of e-procurement implementation, which produces factors influencing e-procurement implementation. the second sub-model is a performance assessment sub-model. in this sub-model, work units can determine the current state of procurement and provide recommendations for improvement. the improvement recommendation process uses considerations from the risk management sub-model. based on the assessment of the ministry\\\'s work units, it was found that the influencing factor was organizational commitment. from this factor, an e-procurement performance assessment process was conducted and obtained a score of 47.08, which is considered low. therefore, as a reference recommendation, a risk management sub-model was created by observing the e-procurement process. these recommendations will be used by policymakers in determining strategies to improve e-procurement performance. policy recommendations consist of improving human resource development for e-procurement, improving supervision of each e-procurement process, and policies from work units in implementing e-procurement.