Penerapan kebijakan benefit in kind berdasarkan pmk no. 66 tahun 2023 sebagai strategi corporate sustainability: analisis triple bottom line pada pt 645.
Subyek : Tax deductions;Corporate sustainability
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Deden Tarmidi
Kata Kunci : benefits in kind, PMK Number 66 of 2023, corporate sustainability, triple bottom line, qualitative c
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MAK_123012401017_Halaman-Judul.pdf | 10 | |
| 2. | 2026_TS_MAK_123012401017_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MAK_123012401017_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MAK_123012401017_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MAK_123012401017_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2026_TS_MAK_123012401017_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MAK_123012401017_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MAK_123012401017_Bab-1.pdf | 31 | |
| 9. | 2026_TS_MAK_123012401017_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_TS_MAK_123012401017_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_TS_MAK_123012401017_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_TS_MAK_123012401017_Bab-5.pdf | 12 | |
| 13. | 2026_TS_MAK_123012401017_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_TS_MAK_123012401017_Lampiran.pdf |
|
P Pemberlakuan kebijakan pajak atas pemberian natura atau benefit in kind melalui peraturan menteri keuangan nomor 66 tahun 2023 merupakan perubahan signifikan dalam sistem perpajakan di indonesia yang berdampak langsung pada pengelolaan kompensasi pegawai dan struktur biaya perusahaan. di sisi lain, perusahaan dituntut untuk mengintegrasikan kebijakan internalnya dengan prinsip corporate sustainability yang menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kebijakan benefit in kind berdasarkan pmk nomor 66 tahun 2023 sebagai strategi corporate sustainability dalam kerangka triple bottom line pada pt 645.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan fungsi terkait, analisis dokumen kebijakan internal perusahaan, data keuangan, serta hasil employee survey pada pt 645 yang merupakan perusahaan jasa keamanan yang memiliki 11.910 pegawai. analisis data dilakukan melalui penyaringan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada teori pemangku kepentingan dan teori kepatuhan, serta diperkuat dengan teknik triangulasi data untuk menjaga kredibilitas penelitian.hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek profit (economic sustainability), penerapan kebijakan benefit in kind yang patuh terhadap pmk nomor 66 tahun 2023 mampu meningkatkan efisiensi fiskal perusahaan melalui pengakuan biaya natura sebagai biaya yang dapat dibiayakan secara fiskal, memperkuat kepastian hukum, serta menurunkan risiko koreksi fiskal. dari aspek people (social sustainability), kebijakan benefit in kind berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan, keterikatan, dan produktivitas pegawai, yang tercermin dari persepsi positif pegawai terhadap dukungan perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan kerja dan keseimbangan kerja. sementara itu, dari aspek planet (environmental sustainability), meskipun bukan merupakan fokus utama kebijakan perpajakan, penyesuaian kebijakan benefit in kind yang terintegrasi dengan skema kerja hybrid memberikan dampak positif terhadap efisiensi penggunaan energi dan bahan bakar, sehingga berkontribusi pada penurunan jejak lingkungan perusahaan.secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan benefit in kind berdasarkan pmk nomor 66 tahun 2023 tidak hanya berfungsi sebagai instrumen kepatuhan pajak, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi corporate sustainability yang terintegrasi dalam kerangka triple bottom line.
T The implementation of taxation policy on benefits in kind through regulation of the minister of finance number 66 of 2023 represents a significant shift in the indonesian tax system, with direct implications for employee compensation management and corporate cost structures. at the same time, companies are increasingly required to integrate internal policies with corporate sustainability principles that emphasize a balance between economic, social, and environmental dimensions. this study aolder theory and compliance theory, and strengthened through data triangulation to ensure research credibility.the findings indicate that from the profit (economic sustainability) aspect, the implementation of benefits in kind in compliance with pmk no. 66 of 2023 enhances corporate tax efficiency by recognizing benefits in kind as tax-deductibleims to analyze the implementation of benefits in kind under pmk number 66 of 2023 as a corporate sustainability strategy within the triple bottom line framework at pt 645.this research using a qualitative approach with an instrumental case study design. data were collected through in-depth interviews with management and relevant functions, analysis of internal policy documents, financial data, and employee survey results at pt 645 which is a security services company that has 11,910 employees. data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, guided by stakeh expenses, strengthens legal certainty, and reduces the risk of fiscal adjustments. from the people (social sustainability) aspect, benefits in kind contribute to improved employee welfare, engagement, and productivity, as reflected in employees’ positive perceptions of organizational support for work-related needs and work–life balance. meanwhile, from the planet (environmental sustainability) aspect, although environmental outcomes are not the primary objective of tax policy, the adjustment of benefits in kind integrated with a hybrid working scheme generates positive impacts on energy and fuel efficiency, thereby contributing to a reduction in the company’s environmental footprint.overall, this study concludes that the implementation of benefits in kind under pmk number 66 of 2023 functions not only as a tax compliance instrument but also as an integral component of a corporate sustainability strategy within the triple bottom line framework.