Analisis optimasi perbandingan metode perkuatan lereng spillway dari aspek biaya, mutu dan waktu(studi kasus proyek pembangunan bendungan di kecamatan surian, subang, jawa barat)
Pembimbing 3 : Ikhsan Fabyanto
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Muhammad Zaki
Kata Kunci : slope reinforcement, fall, geomat, shotcrete, cocomesh.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_TS_MTS_151012210004_Halaman-Judul.pdf | 13 | |
| 2. | 2025_TS_MTS_151012210004_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_TS_MTS_151012210004_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_TS_MTS_151012210004_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_TS_MTS_151012210004_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2025_TS_MTS_151012210004_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_TS_MTS_151012210004_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_TS_MTS_151012210004_Bab-1.pdf | 19 | |
| 9. | 2025_TS_MTS_151012210004_Bab-2.pdf | 51 |
|
| 10. | 2025_TS_MTS_151012210004_Bab-3.pdf | 5 |
|
| 11. | 2025_TS_MTS_151012210004_Bab-4.pdf | 42 |
|
| 12. | 2025_TS_MTS_151012210004_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2025_TS_MTS_151012210004_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
| 14. | 2025_TS_MTS_151012210004_Lampiran.pdf | 4 |
|
P Pembangunan infrastruktur besar layaknya seperti bendungan memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang teliti untuk memastikan stabilitas struktur dan keamanan operasional jangka panjang. pembangunan bendungan di kecamatan surian dilakukan pada daerah aliran sungai cipunagara yang memiliki panjang aliran 137 km. proyek ini menghadapi tantangan berupa proteksi lereng dan perkuatan tebing pada galian spillway. berbagai metode proteksi dan perkuatan telah dikembangkan dan digunakan dalam konstruksi untuk mengatasi masalah ini, termasuk geomat, shotcrete, dan cocomesh. penelitian dilaksanakan dengan pendekatan metode kuantitatif yang mana pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak plaxis 8.6 dan microsoft excel. berdasarkan hasil analisis data, perkuatan lereng dengan shotcrete memiliki faktor kemanan terbaik, yaitu sf short-term=1,649 (kenaikan 34,50%) dan sf long-term =1,514 (kenaikan 23,49%). terbaik kedua adalah perkuatan geomat dengan sf short- term=1,544 (kenaikan 25,94%) dan sf long-term =1,418 (kenaikan 15,66%). perkuatan cocomesh memiliki sf short-term=1,540 (kenaikan 25,61%) dan sf long-term =1,355 (kenaikan 10,52%). awalnya, lereng dalam kondisi eksisting tanpa perkuatan memiliki nilai faktor keamanan sebesar 1,226. perkuatan lereng dengan shotcrete memiliki biaya paling mahal sebesar rp 4.331.068.967,23 dibandingkan dengan biaya geomat sebesar rp 2.734.025.024,50 dan biaya perkuatan cocomesh sebesar rp 906.745.000,00. hal ini tidak sebanding dengan perbandingan waktu pengerjaan masing-masing perkuatan lereng tersebut. perkuatan lereng dengan shotcrete dinilai paling lama yang memerlukan waktu selama 30 hari dibandingkan dengan perkuatan dengan geomat dan cocomesh yang masing-masing memerlukan waktu selama 20 hari dan 16 hari.
T The construction of large-scale infrastructure, such as dams, requires meticulous planning and execution to ensure structural stability and long-term operational safety. the dam construction in surian district was carried out in the cipunagara river basin, which has a flow length of 137 km. this project faced challenges related to slope protection and embankment reinforcement for the spillway excavation. various protection and reinforcement methods have been developed and applied in construction to address this issue, including geomats, shotcrete, and cocomesh. the research was conducted using a quantitative approach, with data processing performed using plaxis 8.6 software and microsoft excel. based on the data analysis results, slope reinforcement using shotcrete provides the highest safety factor, with sf (short-term) = 1.649 (a 34.50% increase) and sf (long-term) = 1.514 (a 23.49% increase). the second-best reinforcement method is geomat, with sf (short-term) = 1.544 (a 25.94% increase) and sf (long-term) = 1.418 (a 15.66% increase). cocomesh reinforcement yields sf (short-term) = 1.540 (a 25.61% increase) and sf (long-term) = 1.355 (a 10.52% increase). initially, the slope in its existing condition without reinforcement had a safety factor value of 1.226. slope reinforcement using shotcrete is the most expensive, costing idr 4,331,068,967.23, compared to geomat reinforcement at idr 2,734,025,024.50 and cocomesh reinforcement at idr 906,745,000.00. however, this cost does not proportionally correlate with the construction time for each slope reinforcement method. shotcrete reinforcement takes the longest, requiring 30 days, whereas geomat and cocomesh reinforcements take 20 days and 16 days, respectively.