Analisis kinerja proyek dan pemilihan strategi mitigasi atas disrupsi fiskal akibat kebijakan relaksasi anggaran pemerintah studi kasus: proyek jalan tol ikn seksi 3a.2, segmen karangjoang – kkt kariangau
Subyek : Fiscal discruption;Project performance
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Bambang Endro Yuwono
Kata Kunci : fiscal disruption, earned value management, project performance, project financing, national strateg
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MTS_151012310018_Halaman-Judul.pdf | 12 | |
| 2. | 2026_TS_MTS_151012310018_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MTS_151012310018_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MTS_151012310018_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MTS_151012310018_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_TS_MTS_151012310018_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MTS_151012310018_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MTS_151012310018_Bab-1.pdf | 4 | |
| 9. | 2026_TS_MTS_151012310018_Bab-2.pdf | 8 |
|
| 10. | 2026_TS_MTS_151012310018_Bab-3.pdf | 8 |
|
| 11. | 2026_TS_MTS_151012310018_Bab-4.pdf | 47 |
|
| 12. | 2026_TS_MTS_151012310018_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2026_TS_MTS_151012310018_Daftar-Pustaka.pdf | 5 | |
| 14. | 2026_TS_MTS_151012310018_Lampiran.pdf | 3 |
|
K Kebijakan penyesuaian anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari upaya efisiensi fiskal nasional telah menimbulkan disrupsi terhadap pelaksanaan sejumlah proyek strategis nasional, termasuk proyek jalan tol ikn seksi 3a.2. penyesuaian alokasi dan keterlambatan pencairan anggaran berdampak pada kinerja waktu, biaya, serta keberlanjutan pendanaan proyek. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan penyesuaian anggaran tahun 2025 terhadap kinerja waktu dan biaya proyek yang diukur menggunakan schedule performance index (spi) dan cost performance index (cpi), serta menentukan strategi manajerial yang paling layak untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan proyek di tengah keterbatasan anggaran.penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari dokumen internal proyek, meliputi kurva-s, laporan progres fisik dan biaya, laporan arus kas, serta dokumen kebijakan fiskal. analisis kinerja proyek dilakukan menggunakan metode earned value management (evm), sedangkan kinerja finansial dianalisis melalui net cash flow (ncf) dan laba bersih. evaluasi kelayakan strategi pendanaan dilakukan menggunakan metode discounted cash flow (npv, irr, pbp, dan dscr), yang selanjutnya diintegrasikan dalam kerangka multi-criteria decision making (mcdm) dengan weighted scoring model.hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penyesuaian anggaran tahun 2025 berdampak pada penurunan kinerja proyek, yang tercermin dari nilai schedule performance index (spi) sebesar 0,669 dan cost performance index (cpi) sebesar 0,957 pada juni 2025. dari empat strategi yang dianalisis—pendanaan internal, pendanaan eksternal berbasis pinjaman, kpbu parsial, dan strategi pendanaan kombinasi internal–external—hasil evaluasi menggunakan metode multi-criteria decision making (mcdm) yang mencakup indikator teknis dan finansial menunjukkan bahwa strategi pendanaan kombinasi internal–external menempati peringkat tertinggi dan direkomendasikan sebagai alternatif paling layak. meskipun bukan menghasilkan laba bersih tertinggi, strategi ini menunjukkan kinerja teknis yang lebih stabil serta kinerja agregat paling optimal berdasarkan pembobotan multi-kriteria. temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan manajerial pada proyek strategis nasional yang menghadapi tekanan fiskal serupa.
T The 2025 budget adjustment policy, implemented as part of national fiscal efficiency measures, has caused significant disruptions to the execution of several national strategic projects, including the ikn toll road section 3a.2. adjustments in budget allocation and delays in fund disbursement have affected project schedule performance, cost efficiency, and financial sustainability. this study aims to analyze the impact of the 2025 budget adjustment policy on project schedule and cost performance, measured using the schedule performance index (spi) and cost performance index (cpi), and to identify the most feasible managerial strategy to ensure project continuity under budget constraints.this research adopts a quantitative approach based on secondary data obtained from official project documents, including s-curves, physical and cost progress reports, cash flow statements, and fiscal policy documents. project performance is evaluated using the earned value management (evm) method, while financial performance is assessed through net cash flow (ncf) and net profit analysis. the feasibility of alternative funding strategies is evaluated using discounted cash flow analysis (npv, irr, dpp, and dscr), which is subsequently integrated into a multi-criteria decision making framework using the weighted scoring model.the results indicate that the 2025 budget adjustment policy led to a decline in project performance, as reflected by a schedule performance index (spi) of 0.669 and a cost performance index (cpi) of 0.957 as of juni 2025. four financing strategies were evaluated—internal financing, external debt-based financing, partial public–private partnership (ppp), and a combined internal–external financing strategy. using a multi-criteria decision making (mcdm) approach incorporating both technical and financial indicators, the combined internal–external financing strategy ranked highest and is recommended as the most feasible alternative. although this strategy does not generate the highest net profit, it demonstrates more stable technical performance and the most optimal aggregate performance based on multi-criteria weighting. these findings are expected to serve as a reference for managerial decision-making in national strategic projects facing similar fiscal pressures.