Konfigurasi tata ruang dan perilaku pelanggan restoran cepat saji: studi kasus Wingstop Indonesia
Subyek : Customers - Behaviour;Spatial layout
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Mohammad Ischak
Kata Kunci : spatial layout, user behavior, fast-food restaurant, behavior setting, space efficiency.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MAR_152012400012_Halaman-Judul.pdf | 19 | |
| 2. | 2026_TS_MAR_152012400012_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MAR_152012400012_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MAR_152012400012_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MAR_152012400012_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_TS_MAR_152012400012_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MAR_152012400012_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MAR_152012400012_Bab-1.pdf | 23 | |
| 9. | 2026_TS_MAR_152012400012_Bab-2.pdf | 30 |
|
| 10. | 2026_TS_MAR_152012400012_Bab-3.pdf | 50 |
|
| 11. | 2026_TS_MAR_152012400012_Bab-4.pdf | 98 |
|
| 12. | 2026_TS_MAR_152012400012_Bab-5.pdf | 24 | |
| 13. | 2026_TS_MAR_152012400012_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_TS_MAR_152012400012_Lampiran.pdf | 15 |
|
P Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara konfigurasi tata ruang dan perilaku pengguna pada restoran cepat saji yang beroperasi dalam keterbatasan ruang, dengan studi kasus wingstop indonesia. permasalahan penelitian berangkat dari adanya perbedaan antara perencanaan zonasi ruang—yang mencakup zona pemesanan, zona pengambilan dan pengisian ulang minuman, serta zona makan—dengan perilaku aktual pelanggan yang bersifat dinamis, adaptif, dan berulang, sehingga berpotensi memengaruhi kinerja ruang. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola aktivitas dan perilaku pelanggan, mengevaluasi efektivitas penggunaan zona ruang, serta menyusun rekomendasi penataan denah yang lebih sesuai dengan karakteristik pengguna.metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner pada tiga gerai wingstop bertipe small box di wilayah jabodetabek. analisis dilakukan dengan mengintegrasikan pendekatan behavior setting dan analisis spasial untuk menelaah hubungan antara perilaku pengguna dan struktur denah ruang.hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aktivitas pelanggan mengikuti alur dasar layanan restoran cepat saji, terdapat kecenderungan perilaku adaptif seperti mobilitas berulang menuju area refill, tumpang tindih jalur sirkulasi, serta penggunaan ruang yang tidak sepenuhnya sesuai dengan fungsi awal zonasi. temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pengguna memiliki pengaruh nyata terhadap efektivitas dan efisiensi tata ruang. berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merumuskan prinsip pemodelan denah yang menekankan pengaturan alur pergerakan yang lebih jelas, penguatan hirarki zona, pengurangan konflik sirkulasi, serta penataan ruang makan yang fleksibel terhadap variasi pengguna.penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan denah restoran cepat saji yang berlandaskan perilaku pengguna mampu meningkatkan kualitas pemanfaatan ruang, kenyamanan pelanggan, dan efisiensi operasional. secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan desain restoran cepat saji berbasis perilaku, khususnya dalam konteks ruang terbatas.
T This research investigates the relationship between spatial layout configuration and user behavior in fast-food restaurants operating within limited spatial conditions, using wingstop indonesia as a case study. the study arises from the observed discrepancy between planned zoning arrangements—comprising ordering, pickup and refill, and dining areas—and the actual customer behaviors, which tend to be dynamic, adaptive, and repetitive, thereby influencing spatial performance. the objectives of this study are to identify customer activity patterns, assess the effectiveness of spatial zoning, and formulate layout design recommendations that better align with user behavior.a descriptive quantitative approach was employed through direct observations and questionnaire surveys conducted at three small-box wingstop outlets in the greater jakarta region. data were analyzed using a behavior setting framework combined with spatial analysis to examine the relationship between user behavior and spatial configuration.the findings indicate that while customer activities generally follow the standard fast-food service sequence, adaptive behaviors frequently occur, including repeated movement toward refill areas, overlapping circulation flows, and spatial use beyond intended zoning functions. these findings demonstrate that user behavior plays a substantial role in shaping the effectiveness and efficiency of spatial zoning. accordingly, this study proposes layout modeling principles that emphasize clearer separation of movement paths, strengthened zone hierarchy, mitigation of circulation conflicts, and flexible dining area arrangements to accommodate user diversity.the study concludes that fast-food restaurant layouts informed by actual user behavior can improve spatial performance, enhance customer comfort, and support operational efficiency. this research provides empirical contributions to behavior-based fast-food restaurant design, particularly within constrained spatial contexts.