DETAIL KOLEKSI

Pengaruh dimensi fraud hexagon terhadap praktik kecurangan di lingkungan perusahaan


Oleh : Yoga Adhi Prabowo

Info Katalog

Pembimbing 3 : Yoga Adhi Prabowo

Subyek : Fraud - Hexagon;Auditing, Internal

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Sekar Mayangsari

Pembimbing 2 : Nurhastuty Kesumo Wardhani

Kata Kunci : fraud hexagon, fraud, financial reporting, internal control, accounting

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAK_123012101064_Halaman-Judul.pdf 13
2. 2025_TS_MAK_123012101064_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MAK_123012101064_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 2
4. 2025_TS_MAK_123012101064_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAK_123012101064_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2025_TS_MAK_123012101064_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MAK_123012101064_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAK_123012101064_Bab-1.pdf 9
9. 2025_TS_MAK_123012101064_Bab-2.pdf 25
10. 2025_TS_MAK_123012101064_Bab-3.pdf 17
11. 2025_TS_MAK_123012101064_Bab-4.pdf 30
12. 2025_TS_MAK_123012101064_Bab-5.pdf 5
13. 2025_TS_MAK_123012101064_Daftar-Pustaka.pdf 4
14. 2025_TS_MAK_123012101064_Lampiran.pdf 22

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh 6 (enam) dimensi dalam teori fraud hexagon terhadap praktik kecurangan di lingkungan perusahaan, yaitu tekanan, peluang, rasionalisasi, kapabilitas, kolusi, dan arogansi. fraud hexagon merupakan pengembangan dari teori fraud triangle, fraud diamond, dan fraud pentagon, yang diperkenalkan oleh vousinas (2019). populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei). teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan kriteria responden yang memahami proses pelaporan keuangan di perusahaan. berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh sampel sebanyak 130 responden. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, yaitu penyebaran kuesioner melalui google form kepada responden. pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik structural equation modeling partial least square (sempls), melalui bantuan perangkat lunak smartpls.hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisasi, kapabilitas, dan kolusi, terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik kecurangan di lingkungan perusahaan. sebaliknya, tekanan, peluang, dan arogansi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap praktik kecurangan. implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan untuk fokus pada penguatan etika individu, peningkatan integritas sistem pengendalian internal, serta pengawasan kolaboratif guna mencegah terjadinya kolusi

T This study aims to analyze the influence of six dimensions in the fraud hexagon theory on fraudulent practices within corporate environments, namely pressure, opportunity, rationalization, capability, collusion, and arrogance. the fraud hexagon, introduced by vousinas (2019), is an expansion of previous theories including the fraud triangle, fraud diamond, and fraud pentagon. the population of this study includes all companies listed on the indonesia stock exchange (idx). the sampling technique used is purposive sampling, with respondents selected based on their understanding of the financial reporting process within their companies. based on these criteria, a total of 130 respondents were obtained. this study employs a quantitative approach using a survey method, where questionnaires were distributed via google forms. data processing and analysis were conducted using structural equation modeling partial least square (sem-pls) with smartpls software. the results show that rationalization, capability, and collusion have a positive and significant influence on fraudulent practices in corporate environments. in contrast, pressure, opportunity, and arrogance do not have a significant effect. the implications of this study highlight the importance for companies to strengthen individual ethical awareness, enhance the integrity of internal control systems, and implement collaborative supervision mechanisms to prevent collusion and mitigate the risk of fraud

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?