DETAIL KOLEKSI

Tinjauan proses rekonsiliasi angkut lanjut barang ekspor di Kantor Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok


Oleh : Yumna Alifatun Arda

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Murtanto

Kata Kunci : Reconciliation, Continued Export Transportation, CEISA 4.0, Export, Customs, Tanjung Priok

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TA_ASP_027132401032_Halaman-Judul.pdf 1
2. 2025_TA_ASP_027132401032_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf
3. 2025_TA_ASP_027132401032_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TA_ASP_027132401032_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TA_ASP_027132401032_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2025_TA_ASP_027132401032_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TA_ASP_027132401032_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf
8. 2025_TA_ASP_027132401032_Bab-1.pdf 4
9. 2025_TA_ASP_027132401032_Bab-2.pdf 6
10. 2025_TA_ASP_027132401032_Bab-3.pdf 3
11. 2025_TA_ASP_027132401032_Bab-4.pdf 8
12. 2025_TA_ASP_027132401032_Bab-5.pdf 2
13. 2025_TA_ASP_027132401032_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2025_TA_ASP_027132401032_Lampiran.pdf 1

P Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi proses rekonsiliasi angkut lanjut barang ekspor yang dilakukan di kantor pelayanan utama bea dan cukai tipe a tanjung priok, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. proses angkut lanjut merupakan tahapan penting dalam sistem logistik ekspor, di mana barang dari pelabuhan muat asal dipindahkan ke pelabuhan muat ekspor untuk selanjutnya diberangkatkan ke luar negeri. dalam praktiknya, proses ini membutuhkan rekonsiliasi data yang akurat antara dokumen dari kantor muat asal dengan data manifest di pelabuhan muat ekspor.penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dan studi kepustakaan. observasi dilakukan secara langsung di seksi administrasi manifes, bidang pelayanan pabean dan cukai iv kpu bc tanjung priok, selama kegiatan praktik kerja lapangan (pkl) berlangsung dari 1 maret hingga 30 juni 2025. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses rekonsiliasi telah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam per-27/bc/2024. namun demikian, terdapat beberapa kendala yang masih terjadi, seperti ketidaksesuaian datakontainer akibat penggantian kontainer lokal ke internasional, serta keterbatasan sistem ceisa 4.0 yang belum sepenuhnya terintegrasi.diperlukan penguatan sistem informasi yang mendukung rekonsiliasi secara otomatis dan real-time, peningkatan koordinasi antar kantor pabean, serta pengembangan kapasitas sdm dalam menangani kendala teknis. dengan perbaikan pada aspek-aspek tersebut, proses xii rekonsiliasi angkut lanjut barang ekspor diharapkan dapat berjalan lebih efisien, akurat, dan mendukung kelancaran arus ekspor nasional.

T This research aims to review and evaluate the reconciliation process of continued export goods transportation conducted at the main customs office type a tanjung priok, as well as to identify the challenges encountered in its implementation. continued export transportation refers to the logistical process in which export goods are transferred from the initial loading port to the main export port before being shipped abroad. in practice, thisprocess requires accurate reconciliation of data between documents from the originating customs office and the manifest data at the destination port.this study utilizes field observation and literature review methods. field observation was carried out directly at the manifest administration section, directorate of customs and excise services iv, during the internship program from march to june 2025. the findings indicate that the reconciliation process generally aligns with the procedures outlined in per-27/bc/2024. however, several obstacles were identified, such as discrepancies in container data due to the replacement of local containers with international ones, and limitations of theceisa 4.0 system which is not yet fully integrated.there is a need to strengthen the information system to support automated and real-time reconciliation, enhance coordination between customs offices, and improve the capacity of human resources to address technical issues. improvements in these areas are expected to xiv make the reconciliation process more efficient, accurate, and supportive of national export flows.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?