DETAIL KOLEKSI

Tinjauan pelaksanaan penagihan pajak terhadap pt ft dalam rangka peningkatan penerimaan pajak pada kpp madya dua jakarta utara tahun 2024


Oleh : Kerenhappuch Mazelda Ambarita

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Licke Bieattant

Kata Kunci : tax

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TA_PJK_024032400023_Halaman-Judul.pdf 16
2. 2025_TA_PJK_024032400023_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TA_PJK_024032400023_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TA_PJK_024032400023_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TA_PJK_024032400023_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2025_TA_PJK_024032400023_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TA_PJK_024032400023_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TA_PJK_024032400023_Bab-1.pdf 7
9. 2025_TA_PJK_024032400023_Bab-2.pdf 12
10. 2025_TA_PJK_024032400023_Bab-3.pdf 2
11. 2025_TA_PJK_024032400023_Bab-4.pdf 4
12. 2025_TA_PJK_024032400023_Bab-5.pdf 3
13. 2025_TA_PJK_024032400023_Daftar-Pustaka.pdf 1
14. 2025_TA_PJK_024032400023_Lampiran.pdf

P Penerimaan pajak merupakan komponen utama dalam pembiayaan negara, namun realisasinya sering kali terkendala oleh tingginya piutang pajak yang belum tertagih. salah satu wajib pajak dengan nilai piutang signifikan adalah pt ft yang terdaftar di kpp madya dua jakarta utara. penelitian ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan penagihan pajak terhadap pt ft dalam rangka peningkatan penerimaan pajak. penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa kpp madya dua jakarta utara melaksanakan prosedur penagihan pajak terhadap pt ft yang telah dinyatakan pailit. namun, pelaksanaan penagihan menghadapi hambatan karena pt ft masih dalam proses likuidasi. dalam kondisi ini, likuidasi harta perusahaan tidak dilakukan oleh wajib pajak maupun oleh kpp, melainkan oleh kurator yang ditunjuk oleh pengadilan niaga. oleh karena itu, kpp wajib mengajukan tagihan pajak kepada kurator dan memastikan bahwa utang pajak diklasifikasikan sebagai utang preferen dalam daftar piutang pailit. di samping itu, kpp perlu menjaga koordinasi aktif dengan kurator, memantau proses verifikasi piutang di pengadilan niaga, serta mencatat perkembangan proses likuidasi secara berkala. dengan langkah-langkah tersebut, kpp dapat tetap mengupayakan pemenuhan hak negara atas penerimaan pajak meskipun berada dalam situasi kepailitan yang kompleks.

T Tax revenue is the primary component of state financing; however, its realization is often hindered by the high amount of uncollected tax receivables. one of the taxpayers with significant outstanding tax receivables is pt ft, registered at kpp madya dua jakarta utara. this study aims to review the implementation of tax collection against pt ft in the effort to increase tax revenue. the research uses a descriptive qualitative approach with data collection methods including field studies and literature reviews. the results show that kpp madya dua jakarta utara has carried out tax collection procedures for pt ft, which has been declared bankrupt. however, the implementation of tax collection faces obstacles because pt ft is still undergoing a liquidation process. in such a condition, the liquidation of the company’s assets is carried out not by the taxpayer or kpp but by a curator appointed by the commercial court. therefore, kpp must submit tax claims to the curator and ensure that tax debts are classified as preferred debts in the list of bankruptcy receivables. in addition, kpp needs to maintain active coordination with the curator, monitor the verification process of receivables at the commercial court, and record the progress of the liquidation process periodically. with these measures, kpp can continue to pursue the fulfillment of the state\\\'s rights to tax revenue despite the complex situation of bankrupt.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?