DETAIL KOLEKSI

Pengaruh esg dan kinerja bank terhadap abnormal return dengan risiko kredit sebagai variabel moderasi


Oleh : Abitya Tri Yudho

Info Katalog

Pembimbing 3 : Abitya Tri Yudho

Subyek : ESG;Bank and banking - Performance

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Nurhastuty Kesumo Wardhani

Kata Kunci : Environmental, Social, and Governance (ESG); bank financial performance (ROA); market reaction (Abno

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAK_123012311016_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2025_TS_MAK_123012311016_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf
3. 2025_TS_MAK_123012311016_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TS_MAK_123012311016_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAK_123012311016_Lembar-Pengesahan.pdf 5
6. 2025_TS_MAK_123012311016_Pernyataan-Orisinalitas.pdf
7. 2025_TS_MAK_123012311016_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAK_123012311016_Bab-1.pdf 8
9. 2025_TS_MAK_123012311016_Bab-2.pdf 15
10. 2025_TS_MAK_123012311016_Bab-3.pdf 8
11. 2025_TS_MAK_123012311016_Bab-4.pdf 13
12. 2025_TS_MAK_123012311016_Bab-5.pdf 3
13. 2025_TS_MAK_123012311016_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2025_TS_MAK_123012311016_Lampiran.pdf 20

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola (esg) serta kinerja keuangan bank (roa) terhadap reaksi pasar (abnormal return) saham perbankan di bursa efek indonesia (bei), dengan risiko kredit (non-performing loan/npl) sebagai variabel moderasi dan struktur modal (debt to equity ratio/der) serta ukuran bank (size). penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori berdasarkan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan auditan dari 47 bank selama periode 2019–2024. hasil analisis menunjukkan bahwa pengungkapan esg berpengaruh negatif terhadap abnormal return, mengindikasikan bahwa meskipun praktik esg dapat mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, investor cenderung menganggapnya sebagai biaya tambahan yang dapat mengurangi margin keuntungan perusahaan, khususnya di sektor perbankan. roa memiliki pengaruh positif signifikan, mencerminkan respons investor yang mengutamakan kinerja profitabilitas. risiko kredit (npl) terbukti memperlemah pengaruh roa terhadap abnormal return, namun tidak berperan signifikan dalam memoderasi hubungan esg terhadap abnormal return.metodologi penelitian ini melibatkan teknik purposive sampling dengan total 204 observasi setelah proses pembersihan data melalui analisis boxplot. pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak eviews 9 dan spss 25. uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi) memastikan validitas model. hasil uji f menunjukkan model regresi signifikan secara simultan (p < 0.05), sedangkan uji t menunjukkan bahwa esg (p = 0.028) dan roa (p = 0.008) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap abnormal return. nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 9% menunjukkan bahwa sebagian kecil variasi abnormal return dapat dijelaskan oleh variabel-variabel dalam model.simpulan dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi aspek keuangan dan non-keuangan dalam strategi investasi dan pengambilan keputusan manajerial. bank perlu menyeimbangkan pengungkapan esg dengan manajemen risiko kredit agar lebih efektif menarik perhatian pasar. investor disarankan untuk mempertimbangkan interaksi antara profitabilitas dan risiko dalam mengevaluasi saham bank. keterbatasan penelitian ini terletak pada keterbatasan data esg yang masih terfragmentasi dan belum distandarkan. oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan metode machine learning dalam pengukuran esg serta memperluas cakupan analisis ke sektor non-perbankan guna memperkaya generalisasi temuan.

T This study aims to analyze the influence of environmental, social, and governance (esg) disclosure and bank financial performance (return on assets/roa) on market reaction (abnormal return) of banking stocks listed on the indonesia stock exchange (idx), with credit risk (non-performing loan/npl) as a moderating variable, and capital structure (debt to equity ratio/der) and bank size (size) as control variables. the research adopts a quantitative explanatory approach based on secondary data derived from annual reports, sustainability reports, and audited financial statements of 47 banks during the 2019–2024 period. the results of the analysis show that esg disclosure has a negative effect on abnormal returns, indicating that although esg practices may reflect a company\\\'s commitment to sustainability, investors tend to view them as additional costs that can reduce a company\\\'s profit margins, particularly in the banking sector. in contrast, roa shows a significantly positive effect, reflecting investors\\\' preference for profitability performance. furthermore, credit risk (npl) is proven to weaken the positive effect of roa on abnormal return, although it does not significantly moderate the relationship between esg and abnormal return.the research methodology involves purposive sampling, resulting in a total of 204 observations after outlier removal using boxplot analysis. data were processed using eviews 9 and spss 25. classical assumption tests (normality, heteroscedasticity, multicollinearity, and autocorrelation) were conducted to ensure the validity of the regression model. the f-test results indicate that the regression model is significant as a whole (p < 0.05), while the t-test confirms that both esg (p = 0.028) and roa (p = 0.008) have partial significance in influencing abnormal return. the coefficient of determination (r²) of 9% suggests that a small portion of abnormal return variability can be explained by the model variables.the study concludes that integrating financial and non-financial factors is essential in investment strategy and managerial decision-making. banks are advised to balance esg disclosure with effective credit risk management to better capture market attention. investors, meanwhile, should consider the interaction between profitability and risk when evaluating bank stocks. the main limitation of this study lies in the fragmented and non-standardized esg data. therefore, future research is encouraged to apply machine learning methods in esg measurement and broaden the sample scope to non-banking sectors to enhance generalizability of findings

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?