Studi kelayakan ekonomi proyek multi utility tunnel (mut) di ibu kota nusantara (ikn) pada periode efisiensi anggaran
Subyek : Life cycle cost;Budget efficiency
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Bambang Endro Yuwono
Kata Kunci : budget efficiency, multi utility tunnel, life cycle cost, net present value, sensitivity, social
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MTS_151012310019_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_TS_MTS_151012310019_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | ||
| 3. | 2026_TS_MTS_151012310019_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | ||
| 4. | 2026_TS_MTS_151012310019_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | ||
| 5. | 2026_TS_MTS_151012310019_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 6. | 2026_TS_MTS_151012310019_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | ||
| 7. | 2026_TS_MTS_151012310019_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MTS_151012310019_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_TS_MTS_151012310019_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_TS_MTS_151012310019_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_TS_MTS_151012310019_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_TS_MTS_151012310019_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_TS_MTS_151012310019_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_TS_MTS_151012310019_Lampiran.pdf |
|
R Rencana pemerintah indonesia dalam membangun ibu kota nusantara (ikn) mendapatkan tantangan atas dikeluarkannya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2025. hal tersebut tentu menyebabkan ketidakpastian dalam target penyelesaian pembangunannya. penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis pengaruh kebijakan efisiensi anggaran terhadap kelayakan pembangunan di ikn. infrastruktur yang akan dikaji adalah multi utility tunnel (mut) yang menjadi salah satu infrastruktur penting di ikn. aspek yang akan dikaji adalah aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. sehingga dapat menjadi salah satu referensi dalam pengambilan keputusan oleh penyedia jasa dan pemilik pekerjaan sesuai dengan kriteria risiko masing – masing.penelitian ini menggunakan pendekatan life cycle cost (lcc) untuk memperhitungan biaya siklus hidup suatu bangunan. data yang digunakan adalah gambar struktur mut dan peraturan – peraturan yang berlaku mengenai pembangunan di ikn. untuk mendapatkan perhitungan yang valid atas pembangunan pada periode efisiensi anggaran, maka rencana kerja akan dibuat dalam simulasi dan prediksi. kemudian studi kelayakan pada aspek ekonomi menggunakan net resent value (npv) dan analisis sensitivitas. sedangkan pada aspek sosial dan lingkungan menggunakan pengamatan dan observasi.hasil penelitian menunjukan akibat kebijakan efisensi anggaran akan muncul tiga skenario atas penyelesaian proyek yaitu optimis, pesimis, dan moderate. dari tiga skenario tersebut tanpa mempertimbangkan cash inflow, skenario moderate menempati urutan teratas pada initial cost dan operation cost. sedangkan pada nilai npv untuk mendapat nilai minimal 0 sehingga proyek dinyatakan layak, skenario pesimis mendapat beban paling berat dimana harus mendapatkan cash inflow total sebesar 1.074.456.566.893,40 selama masa operasinya. dari tiga variabel yang dianalisis, nilai yang paling sensitif adalah initial cost, dengan laju kepekaan paling besar 24.34 pada skenario 2 dan 3. sedangkan yang paling tidak sensitif pada variabel diskonto dengan nilai laju kepekaan – 9.00 pada semua skenario. selanjutnya untuk aspek sosial, kebijakan efisiensi anggaran akan mempengaruhi kepercayaan warga terhadap kinerja pemerintah. dan aspek lingkungan menunjukan bahwa efisiensi anggaran berpotensi menyebabkan kerusakan lebih minim namun dengan jangka waktu yang lebih panjang. temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa pengendalian biaya awal dan penyesuaian skema pembiayaan menjadi keputusan kunci bagi pemilik pekerjaan dalam menentukan kelanjutan, penjadwalan ulang, atau modifikasi lingkup pembangunan mut di tengah keterbatasan anggaran.
T The indonesian government’s initiative to develop the ibu kota nusantara (ikn) has encountered significant challenges following the implementation of budget efficiency policies in 2025. this condition has created uncertainty regarding the achievement of the construction completion targets. the infrastructure examined in this research is the multi utility tunnel (mut), which is considered one of the key infrastructures in ikn. the aspects analyzed in this study include economic, social, and environmental aspects, so that the results can be used as a reference in decision making by service providers and project owners according to their respective risk criteria.this research uses the life cycle cost (lcc) method to calculate costs over the life cycle of the mut. the data used include mut structural drawings and applicable regulations related to ikn development. project implementation during the budget efficiency period is analyzed through simulation and prediction. economic feasibility is evaluated using net present value (npv) and sensitivity analysis, while social and environmental aspects are assessed through observation.the results show that there are three possible project scenarios under budget efficiency conditions, namely optimistic, moderate, and pessimistic. without considering cash inflow, the moderate scenario has the highest initial and operational costs. in terms of npv, to achieve a minimum value of zero so that the project can be considered feasible, the pessimistic scenario bears the greatest burden, requiring a total cash inflow of 1.074.456.566.893,40 during its operational period. among the three analyzed variables, initial cost is the most sensitive parameter, with the highest sensitivity value of 24.34 in scenarios 2 and 3. in contrast, the discount rate is the least sensitive variable, showing a sensitivity value of -9.00 across all scenarios. from the social aspect, the budget efficiency policy affects public trust in government performance. from the environmental aspect, budget efficiency potentially results in lower environmental damage, but with a longer impact period. these findings provide practical implications indicating that controlling initial costs and adjusting financing schemes are key decisions for project owners in determining whether to continue, reschedule, or modify the scope of mut development under budget constraints.