DETAIL KOLEKSI

Peran aspek arsitektur terhadap kepuasan pengunjung di restoran Jakarta


Oleh : Zulfiqar Fadjar

Info Katalog

Pembimbing 3 : Zulfiqar Fadjar

Subyek : Architecture - Restaurant

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Mohammad Ischak

Kata Kunci : architecture, restaurant, visitor satisfaction, servicescape

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAR_152012310006_Halaman-Judul.pdf
2. 2025_TS_MAR_152012310006_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MAR_152012310006_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TS_MAR_152012310006_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAR_152012310006_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2025_TS_MAR_152012310006_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MAR_152012310006_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAR_152012310006_Bab-1.pdf 8
9. 2025_TS_MAR_152012310006_Bab-2.pdf 18
10. 2025_TS_MAR_152012310006_Bab-3.pdf 16
11. 2025_TS_MAR_152012310006_Bab-4.pdf 22
12. 2025_TS_MAR_152012310006_Bab-5.pdf 11
13. 2025_TS_MAR_152012310006_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2025_TS_MAR_152012310006_Lampiran.pdf 4

R Restoran merupakan salah satu tujuan favorit untuk berkumpul, pertemuan, ataupun hanyasekadar menikmati hidangan. Beragam kalangan pengunjung yang mendatangi restoranmulai dari pasangan hingga keluarga. Hal tersebut membuat aspek arsitektur dapatmemberikan pengaruh penting dalam kepuasan pengunjung, dengan memperhitungkan tataruangan, pencahayaan, material, dan aspek arsitektur lainnya yang membuat restoranmemiliki ciri khas dan keunikan yang dapat menghasilkan daya tariknya tersendiri.Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang mendalam bagi para pelakuindustri kuliner dalam memahami peran penting arsitektur dalam menciptakan pengalamanyang lebih baik, terpisah dari faktor kuliner dan layanan. Dengan menggunakan pendekatanstudi kasus kualitatif dengan unit analisis yang disematkan (Industrial, Modern, Tematik,Keluarga), penelitian ini menemukan bahwa kepuasan arsitektural bersifat hierarkis: dimana kenyamanan fundamental (fungsionalitas, ergonomi, termal) harus terpenuhi sebelumpengunjung dapat mengapresiasi estetika secara penuh. Lebih lanjut, penelitian inimengidentifikasi empat "makna" kepuasan psikologis yang dicari pengunjung (imersif,fungsional, komunal, dan ekspresif) yang bergantung pada konteks tipe restoran. Temuankunci lainnya adalah adanya tegangan desain (design tension) yang inheren antara kekuatanestetika konseptual dengan kenyamanan fungsional, terutama pada restoran bergayaindustrial, di mana pengunjung bersedia menoleransi penurunan kenyamanan demimendapatkan pengalaman ekspresif

R Restaurants are a favorite destination for gatherings, meetings, or simply enjoying a meal. diners come from a variety of backgrounds, from couples to families. this makes architectural aspects a significant influence on visitor satisfaction, taking into account room layout, lighting, materials, and other architectural aspects that give a restaurant its own distinctive character and uniqueness that can create its own appeal. this research aims to provide in-depth insights for culinary industry players in understanding the important role of architecture in creating a better experience, apart from culinary and service factors. using a qualitative case study approach with embedded units of analysis (industrial, modern, thematic, family), this research found that architectural satisfaction is hierarchical: where fundamental comfort (functionality, ergonomics, thermal) must be met before visitors can fully appreciate the aesthetics. furthermore, this research identified four \\\"meanings\\\" of psychological satisfaction sought by visitors (immersive, functional, communal, and expressive) that depend on the context of the restaurant type. another key finding is the inherent design tension between conceptual aesthetic strength and functional comfort, particularly in industrial-style restaurants, where diners are willing to tolerate a reduction in comfort for an expressive experience.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?