Tektonika arsitektur Rumah Betawi pinggiran kasus studi di Kota Depok
Subyek : Architecture - Betawi;Arts, Betawi - Houses
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Lucia Helly Purwaningsih
Kata Kunci : Betawi architecture, Betawi pinggiran houses, architectural tectonics, physical characteristics, Be
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MAR_152012310004_Halaman-Judul.pdf | 15 | |
| 2. | 2026_TS_MAR_152012310004_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MAR_152012310004_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MAR_152012310004_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MAR_152012310004_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_TS_MAR_152012310004_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MAR_152012310004_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | ||
| 8. | 2026_TS_MAR_152012310004_Bab-1.pdf | 12 | |
| 9. | 2026_TS_MAR_152012310004_Bab-2.pdf | 38 |
|
| 10. | 2026_TS_MAR_152012310004_Bab-3.pdf | 6 |
|
| 11. | 2026_TS_MAR_152012310004_Bab-4.pdf | 50 |
|
| 12. | 2026_TS_MAR_152012310004_Bab-5.pdf | 20 | |
| 13. | 2026_TS_MAR_152012310004_Daftar-Pustaka.pdf | 6 | |
| 14. | 2026_TS_MAR_152012310004_Lampiran.pdf | 23 |
|
P Pesatnya pembangunan di jakarta, menyebabkan masyarakat betawi perlahan bergeser dan memilih untuk menetap di pinggiran kota jakarta, salah satunya depok, yang secara sosial budaya semakin terinklusi dan kemudian melahirkan generasi yang disebut betawi pinggiran. hilangnya karakteristik fisik dan penerapan tektonika pada rumah betawi pinggiran, memicu ketidaktahuan generasi betawi keturunan, mengenai rumah betawi pinggiran sesungguhnya. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan mengeksplorasi tektonika rumah betawi pinggiran terkait logika konstruksi dan ekspresi struktur yang dapat dipertahankan dalam konteks transformasi dan adaptasi arsitektur. metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan atau observasi lapangan, wawancara semi-struktural, survei, dan analisis dokumen pada objek rumah betawi pinggiran di depok. hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik arsitektur rumah betawi pinggiran di depok memiliki sistem spasial, sistem fisik dan sistem stilistik yang adaptif, dengan tipologi rumah panggung berkolong rendah, pondasi umpak, atap rumah kebaya, penutup dinding gedhek, pintu krepyak, jendela dua lapis dengan jejake dan krepyak, langkan, gigi balang dan tangga balaksuji atau gelodog yang tidak lebih dari 3 anak tangga. secara tektonika, rumah betawi pinggiran memperlihatkan kemahiran teknik pertukangan kayu tradisional yang mengintegrasikan sistem substructure, superstructure, dan upperstructure yang kokoh, dengan teknik sambungan tradisional pasak kayu dan pen-lubang pada hubungan balok-kolom serta rangka atap, serta penggunaan material yang mencerminkan harmoni antara sumber daya lokal dengan material modern. penelitian ini, menghasilkan rekomendasi model desain prototipe yang mengintegrasikan pakem arsitektur rumah betawi pinggiran, yang dapat dijadikan acuan praktis dalam perancangan rumah betawi pinggiran yang autentik.
T The rapid development in jakarta has caused the betawi people to gradually shift and choose to settle in the suburbs of jakarta, one of which is depok. this area is becoming increasingly socially and culturally inclusive, giving rise to a generation known as the betawi pinggiran. the loss of physical characteristics and the application of tectonics in betawi pinggiran houses has led to a lack of knowledge among the younger generation of betawi descendants about what betawi pinggiran houses are really like. this study aims to identify the physical characteristics and explore the tectonics of betawi pinggiran houses in relation to their construction logic and structural expression, which can be maintained in the context of architectural transformation and adaptation. the method used in this research is a qualitative descriptive approach, involving field observations, semi-structured interviews, surveys, and document analysis, focusing on the object of betawi pinggiran houses in depok. the results of the study show that the physical characteristics of the architecture of betawi pinggiran houses in depok have adaptive spatial, physical, and stylistic systems, with a low-pitched stilt house typology, umpak foundations, kebaya roofs, gedhek wall coverings, krepyak doors, double-layered windows with jejake and krepyak, langkan, gigi balang, and balaksuji or gelodog stairs with no more than three steps. tectonically, betawi pinggiran houses demonstrate traditional woodworking techniques that integrate a sturdy substructure, superstructure, and upper structure, with traditional wooden peg and mortise and tenon joints in the beams, columns, and roof trusses, as well as the use of materials that reflect a harmony between local resources and modern materials. this research produced recommendations for a prototype design model that integrates the architectural principles of betawi pinggiran houses, serving as a practical reference for the design of authentic betawi pinggiran houses.