Toward rural sustainable photovoltaics development in Indonesia - the effects of socio-economic benefit, information access, and financing facilities to the sustainability of photovoltaics technology applications
Nomor Panggil : 333
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2011
Pembimbing 1 : Zulkifli Husin
Pembimbing 2 : Wahyudi Wisaksono
Subyek : Economic development - indonesia ;technology applications - economic
Kata Kunci : community health center, economic, financial, information, photovoltaics, sustainable.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_7b.pdf |
|
|
| 2. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_7a.pdf |
|
|
| 3. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_6.pdf |
|
|
| 4. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_5.pdf |
|
|
| 5. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_4.pdf |
|
|
| 6. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_3.pdf |
|
|
| 7. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_2.pdf |
|
|
| 8. | 2011_MJ_DIS_Toward-Rural-Sustainable_1.pdf |
|
S Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi dan penduduk Indonesia, penelitian untuk altematif sumber energi fosil turut ditingkatkan. Semakin banyak basil penelitian menunjukkan bahwa fotovoltaik dapat menjadi solusi energi jangka panjang, ramah lingkungan, dan dapat diandalkan. Walaupun Indonesia mengungguli negara-negara tetangga dengan menunjukkan pertumbuhan ekonomi selama krisis 2009 dan bergabung deng Cina dan India sebagai anggota G20, Indonesia masih berjuang melawan kemiskinan dan distribusi energi yang tidak merata. Hal ini dibuktikan dengan data ahwa empat puluh persen rumah tangga di Indonesia masih belum dialiri listrik sebagian besar dari mereka tinggal di pedesaan. Indonesia harus berusaha memperkenalkan teknologi listrik modern untuk penduduk pedesaan yang belum terjangkau oleh sistem elektrifikasi konvensional. Selama beberapa decade, suplai listrik di Indonesia telah diatur secara monopoli, oleh Perusahaan Listrik Nasional, PLN , yang dikontrol dan dibiayai oleh pemerintah. Saat ini PLN dengan alasan dana yang terbatas, kapasitas yang tidak memadai, tidak mampu meningkatkan layanan dan memastikan perluasan jaringan listrik untuk sebagian besar rumah tangga di pedesaan. Pemanfaatan sistem fotovoltaik ditargetkan untuk elektrifikasi pedesaan dan memiliki kontribusi sekitar setengah persen terhadap suplai energi domestik secara keseluruhan pada tahun 2025. Perkembangan fotovoltaik di Indonesia berkembang sangat lambat. Tujuan akhir untuk memiliki 50 mwp dari pembangkit listrik fotovoltaik di tahun 2010 belum menjadi kenyataan. Kapasitas fotovoltaik yang terpasang saat ini hanya 10 mwp, yakni sekitar 2,85 persen dan target tahun 2025. Disertasi ini mempelajari pengaruh keuntungan sosial dan ekonomi, akses informasi dan fasilitas pinjaman untuk penduduk desa terhadap keberlanjutan penyebaran sistem fotovoltaik di daerah pedesaan Indonesia.